Perkembangan 2 tahun Citarum Harum

 

ppk das citarum.jpg

Gubernur Jawa Barat pada 17 Oktober 2019 memaparkan perkembangan 2 tahun program Citarum Harum. “Dilaporkan selama dua tahun progres perbaikan sudah mencapai angka sekira 30 persen dari target. Di akhir 2023 progres harus sudah mendekati target (100 persen),” ucap Emil, di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Kamis (17/10) seperti dikutip dari RMOL Jabar.

Bahan-bahan paparan sbb:

  1. Perkembangan Program Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum, oleh Gubernur Jawa Barat 
  2. Sosialisasi dan Sinkronisasi Rencana Aksi PPK DAS Citarum, oleh Bappeda Propinsi Jawa Barat/ SATGAS PPK DAS Citarum
  3. Rapat Koordinasi dan Evaluasi 2 Tahun PPK DAS Citarum, oleh Kemenko Maritim

UU 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air

Rapat Paripurna DPR telah mengesahkan RUU Sumber Daya Air menjadi undang-undang, Selasa (17/9). Berbagai pihak sempat mengkritisi RUU ini, diantaranya seperti dilansir oleh beritasatu, cnnindonesia dan diulas juga oleh tirto.

Pasal yang dinilai bermasalah dalam RUU diantaranya Pasal 44, 45, 46, 56 dan 69 (oleh Walhi), Pasal 47 dan 51 (oleh Pengusaha).

Bagaimana pendapat anda?

UU17_2019_Sumber_Daya_Air

Pengecekan Hulu Sungai Ci Tarik

hulu sungai ci tarik.jpg

Pendokumentasian dan pengukuran kecepatan aliran hulu sungai Ci Tarik di dalam kawasan TB. Masigit Kareumbi – 6°57’21″S 107°56’23″E

26 September 2019 pada saat puncak kemarau: Flow 0,4 m/s, debit >3 liter / menit.

Apabila dilihat dari peta, ada kemungkinan ini bukan hulu sungai Ci Tarik. Namun kami belum menemukan titik mata air yang lebih tinggi dari titik ini. Mungkin pada kesempatan lain kita cari kembali 🙂

Video diatas adalah kondisi hulu sungai Ci Tarik ketika musim hujan, pada 11 April 2019. Sedangkan video dibawah adalah pada musim kemarau tanggal 26 September 2019 dimana nyaris 4 bulan di kawasan tidak turun hujan.

Sementara itu di hilir sungai juga mengalami kekeringan yang parah.

 

Peta dan Daftar Kontak Persemaian Permanen Seluruh Indonesia

BPDAS peta persemaian permanen

Sumber: Ditjen PDASHL KLHK

Akan lebih sempurna apabila ada website khusus yang dapat diakses untuk mengetahui ketersediaan jenis bibit apa saja dan jumlahnya yang diupdate secara rutin. Sehingga masyarakat bisa merencanakan mau nanam bibit apa sesuai ketersediaan di persemaian permanen (PP) terdekat.

Mau lebih sempurna lagi, koneksikan juga para petani penangkar bibit pohon, yang sebagiannya pernah dibina melalui program KBR (masih ingat?). Beri mereka akses terhadap aplikasi yang dapat dipasang di ponsel cerdas untuk mendata jenis dan jumlah. Info ini bisa dikompilasi di website khusus KLHK. Saya hampir yakin jumlah bibit yang ditangkarkan oleh petani bisa menyamai bahkan melebihi jumlah yang ditangkarkan oleh APBN. Dengan sebaran geografis yang lebih luas.

Btw, para petani penangkar bibit cukup resah dengan kehadiran PP lho. Petani mengandalkan hidup dari penjualan bibit. Alangkah indahnya apabila hasil keringat para petani sebagian (atau seluruhnya) dapat dibeli oleh negara, untuk kemudian dibagikan dan ditanam warga sekitar persemaian tersebut. Dengan demikian ketersediaan bibit dapat terjangkau sampai jauh, produk petani penangkar ada yang beli, mereka menangkar secara berkelanjutan dan Indonesia semakin hijau.

Sebagai contoh, Persemaian permanen Cimanggis, dari hasil berkontak pada 06/09/2019 memiliki bibit:

  1. Akasia
  2. Sengon
  3. Trembesi
  4. Jati putih
  5. Kenari
  6. Ketapang kencana
  7. Jambu
  8. Sirsak

Beberapa hari kemudian, karena postingan di medsos semakin viral, ada informasi dari beberapa kawan bahwa ketersediaan bibit buah sudah semakin sedikit. Meski infonya perlu di cek  kembali dan sangat dinamis, terbayang repotnya admin setiap PP kalau harus merespons semua chat/telepon hanya untuk menanyakan jenis bibit dan jumlahnya. Sedangkan masa tanam masih 2 bulan lagi.. Tapi ya biarlah itu sudah menjadi tugas mereka, jasamu abadi wahai para admin PP 🙂

Tapi apapun, inisiatif ini tentu perlu di dukung agar berkelanjutan dan terus berinovasi.

Ayo semai dan tanam tanam tanam! Ingat khususnya tanaman hutan, hanya tanam pada musimnya, dan jangan lupa dipelihara. Lebih baik tanam 1 tapi tumbuh, daripada tanam 1000 tapi mati semua 🙂

Ci Tarik Hilir Mengering, Ci Tarik Hulu Stagnan

WhatsApp Image 2019-09-01 at 16.31.38.jpeg

Sungai Ci Tarik di Ds. Solokanjeruk, Kec. Solokanjeruk, Koordinat: 7°00’05.5″S 107°45’00.1″E (foto: Agung Ganthar)

Sungai Ci Tarik di bagian hilir telah mengering. Pantauan yang dilakukan pada 01 September 2019 kemarin memperlihatkan hal tersebut. Dari penelusuran berita daring, situasi ini dimulai sejak Mei 2019 dan memang rutin berlangsung setiap tahun. Setidaknya berita di Citarum.org yang mengutip Galamedia pada tahun 2011 dan laman Liputan6 yang berwarsa 2006.

Sementara itu, kondisi tinggi muka air (TMA) di Sungai Ci Tarik segmen hulu, tepatnya di Basecamp TBMK di belakang karantina rusa menunjukkan angka yang stagnan cenderung menurun sejak 2 bulan yang lalu dari 30cm menjadi 27cm. Papan duga muka air titipan dari Pusat Litbang Air (PUSAIR) ini cukup membantu monitoring titik muka air. Meskipun pada pemasangan peilchaal ini kurang sempurna dan perlu diperbaiki.

Diatas ini adalah ketinggian muka air berturut turut dari kiri pada 4 Juli, 18 Juli dan 29 Agustus 2019. Koordinat lokasi adalah 6°56’58.75″S 107°54’53.24″E.

hejo ngemploh leweungna, recet manukna, curcor caina, cing siriwig laukna, bakal makmur jelmana — papatah kolot baheula

 

Dokumen Rencana Sungai Citarum dari PU dan Bappenas

Paket Investasi Terpadu Sungai Citarik (Bappenas, 2015, hal.17)

Beberapa dokumen perencanaan sungai Citarum:

  1. Rencana-Pengelolaan-Sumber-Daya-Air-WS-Citarum, Kementrian PU, 2016
  2. Cita Citarum: Roadmap 2015 Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu, Wilayah Sungai Citarum, Bappenas, ICWRMIP 2015

Pada kedua dokumen tersebut tertera berbagai peta DAS dan Sub-DAS di Sungai Citarum.

Update: Rencana Aksi Pengendalian dan Kerusakan DAS Citarum 2019 – 2025

jumlah program matriks PPK Citarum

Jumlah Program Per Pokja Citarum, sumber: Matriks Renaksi PPK Citarum 2019 – 2025

Update:

  1. Pergub Renakasi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum 2019-2025
  2. Ringkasan Eksekutif Renaksi PPK DAS CItarum 9 juli2019
  3. Rencana Aksi PPK DAS Citarum (110619)_rev3_
  4. Matriks Rencana Aksi PPK DAS Citarum (11062019)