Category Archives: pencemaran

Melihat sumber sedimen di Citarik Hulu

Situasi 09 Januari 2020, hujan sedang.

WhatsApp Image 2020-01-12 at 16.36.08.jpeg

Citarik Hulu di titik peilschaal rusa, coklat

WhatsApp Image 2020-01-12 at 16.37.23.jpeg

Aliran dari Cigumentong, relatif bersih

WhatsApp Image 2020-01-12 at 16.40.14.jpeg

Aliran dari Gentong, keruh

situasi gentong.jpg

Situasi 1

situasi gentong 2.jpg

Situasi 2

Solusi?

Silent killer..

kemasan pestisida di cimulu

Tanaman Cabe rawit dihiasi oleh bermacam plastik kemasan pestisida dan fungisida keluaran merek terkenal, di Cimulu. Sesak nafas ini ketika melalui kebun cabe yang baru saja di semprot obat-obatan. Saat petani berupaya melindungi tanamannya, pada saat yang sama mereka juga mencemari tanah, air dan tubuh mereka sendiri. Sampai kapan?

Rencana Aksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum 2019-2025

rencana aksi citarum

Salah satu dokumen penting yang ditunggu oleh para stakeholder pegiat di gerakan Citarum Harum adalah desain besar/ grand design atau ada yang menyebutnya blueprint/ cetak biru.
Pada kegiatan Citarum Expo di Gedung Sabilulungan, kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung pada hari Selasa, 19 Januari 2019, Pemerintah Propinsi Jawa Barat telah meluncurkan dokumen Rencana Aksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum 2019-2025. Dokumen rencana aksi ini selanjutnya akan dituangkan menjadi Blue Print yang akan menjadi panduan bagi upaya pengendalian pencemaran di sungai Citarum, demikian dilansir dari SindoNews.

Dokumen Rencana Aksi mencakup setidaknya tujuh point yaitu:

  1. penanganan lahan kritis;
  2. penanganan limbah industri, perikanan dan peternakan;
  3. penanganan limbah cair domestik dan persampahan;
  4. pengendalian pemanfaatan ruang/sungai;
  5. penegakan hukum;
  6. edukasi dan hubungan masyarakat; serta
  7. pemantauan kualitas air.

Pada bagian pembukaan yang ditandatangani oleh Gubernur Jawa Barat selaku Dansatgas Citarum Harum, tertera sbb:

Dokumen Rencana Aksi Penanganan DAS Citarum disusun berdasarkan mandat
Peraturan Presiden 15 tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran
dan Kerusakan DAS Citarum dengan melibatkan semua pemangku kepentingan melalui tahapan-tahapan diskusi baik di tingkat pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, swasta, akademisi dan penggiat lingkungan.
Penyusunan Rencana Aksi bertujuan agar tersedianya pedoman pemangku kepentingan dalam penyusunan rencana yang lebih teknis, penyusunan penganggaran serta sebagai acuan pelaksanaan monitoring dan evaluasi dalam usaha penanganan DAS Citarum.

Dokumen ini terdiri atas perumusan masalah, perumusan indikator keberhasilan yang dapat terlihat (quality statement), serta perumusan rencana aksi dan indikasi kebutuhan biaya untuk penanganan DAS Citarum yang akan dilaksanakan. Diharapkan dokumen ini menjadi acuan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk DAS Citarum yang lebih baik.

Download dokumen Rencana Aksi_Citarum Harum 2019-2025 (3Mb)

Citarik Hulu: Case Study: Ciaro

2013 Ciaro.jpg

Sebagian lahan Ciaro, eks Perkebunan Sindoelang (foto 2013)

SITUASI UMUM
1. Terdapat lahan eks Perkebunan Sindoelang (jaman Belanda) yang saat ini memiliki rasio tegakan pohon yang sangat rendah
2. Sebagian besar tidak dimanfaatkan dan hanya berupa semakan. Menurut wawancara singkat, tidak dimanfaatkan untuk pertanian karena masalah tenurial dan ketersediaan air
3. Luas tangkapan air ±330 hektar dan terdapat 4 anak sungai yang mengalir ke sungai Citarik.
4. Sebelah selatan berbatasan langsung dengan kawasan konservasi TBMK

PENGGUNAAN
1. Untuk lahan yang terdapat pengairan, terlihat juga digunakan untuk pertanian sayuran/hortikultura dengan jenis komoditi pada umumnya Tomat, cabe dan Kol.
2. Penggunaanya sebagian kecil saat ini adalah pertanian lahan kering dengan komoditi al: Jagung dan Tembakau
3. Sering dijadikan lintasan pegiat offroad baik roda 2 maupun roda 4
4. Ada beberapa unit rumah pertanian, diperkirakan milik orang kota (perlu di identifikasi lebih lanjut)
5. Sering dijadikan area untuk berburu (babi hutan)

TENURIAL
– (belum teridentifikasi)
namun menurut cerita yang beredar sudah dilakukan redistribusi (redis) kepada para pemilik individu dan dimiliki beberapa eks petinggi dan pejabat pemerintahan (perlu dikonfirmasi ulang)

POTENSI TEKANAN/ POLUTAN
Sedimentasi dan juga residu pupuk serta pestisida

POTENSI DAN IDE PENGELOLAAN
1. Buffer zona untuk kawasan konservasi TBMK
2. Calon lokasi pemindahan perkampungan enclave dari dalam kawasan hutan -> menjadi desa wisata atau desa adat
3. Pemandangan indah untuk wisata dan aktifitas luar ruang
4. Peternakan rusa sebagai buffer stok taman buru

USULAN PENANGANAN
1. Identifikasi tenurial -> tata guna lahan dan pengelolaan terpadu
2. Sosialisasi konservasi tanah -> identifikasi pengguna -> demplot agroforestry
3. Pembangunan dan pemeliharaan sabuk hijau di sepanjang bantaran sungai
4. Bangunan konservasi air dan tanah
5. Zonasi untuk lahan kampung enclave dan peternakan rusa

 

Kajian Praktis Impak Pertanian Sayur Terhadap Pencemaran Sungai

Pertanyaan awal yang menggelitik dan mendasari simulasi dan kajian praktis ini adalah:

Apa dan berapa pestisida serta pupuk yang diimbuhkan petani pada lahan pertanian di sektiar basecamp TBMK dalam satu tahun?

Untuk menjawabnya, kami kemudian mencoba melakukan simplifikasi dan langkah-langkah yang akan diceritakan secara singkat dalam tulisan ini.

Kami melakukan wawancara dengan petani lokal (RG, 1 Maret 2018), mengenai tanaman sayur hortikultura yang banyak ditanam oleh petani di sekitar basecamp TBMK. Didapat informasi bahwa pada umumnya yang cocok dan ditanam oleh petani adalah trio komoditi tomat, cabe dan kol. Selanjutnya kami coba mencari tahu berapa jumlah dan apa saja jenis imbuhan yang diberikan petani pada komoditi tersebut selama masa tanam sampai panen. Dan ternyata untuk jangka waktu tanam tumpangsari 3 komoditi tersebut selama satu tahun hasilnya adalah sebagai berikut :

NO JENIS VOLUME   BAHAN AKTIF
1 pupuk ayam 2000 kg
2 petroganik 320 kg
3 NPK mutiara 200 kg
4 Fungisida Dithane 8 kg Mancozeb
5 Insektisida Prevathon 750 ml Klorantraniliprol
6 Insektisida Daconil 2 kg Klorotalonil 
7 Organik Cair 2 ltr

Continue reading