Category Archives: monitoring

Pengecekan Hulu Sungai Ci Tarik

hulu sungai ci tarik.jpg

Pendokumentasian dan pengukuran kecepatan aliran hulu sungai Ci Tarik di dalam kawasan TB. Masigit Kareumbi – 6°57’21″S 107°56’23″E

26 September 2019 pada saat puncak kemarau: Flow 0,4 m/s, debit >3 liter / menit.

Apabila dilihat dari peta, ada kemungkinan ini bukan hulu sungai Ci Tarik. Namun kami belum menemukan titik mata air yang lebih tinggi dari titik ini. Mungkin pada kesempatan lain kita cari kembali 🙂

Video diatas adalah kondisi hulu sungai Ci Tarik ketika musim hujan, pada 11 April 2019. Sedangkan video dibawah adalah pada musim kemarau tanggal 26 September 2019 dimana nyaris 4 bulan di kawasan tidak turun hujan.

Sementara itu di hilir sungai juga mengalami kekeringan yang parah.

 

Ci Tarik Hilir Mengering, Ci Tarik Hulu Stagnan

WhatsApp Image 2019-09-01 at 16.31.38.jpeg

Sungai Ci Tarik di Ds. Solokanjeruk, Kec. Solokanjeruk, Koordinat: 7°00’05.5″S 107°45’00.1″E (foto: Agung Ganthar)

Sungai Ci Tarik di bagian hilir telah mengering. Pantauan yang dilakukan pada 01 September 2019 kemarin memperlihatkan hal tersebut. Dari penelusuran berita daring, situasi ini dimulai sejak Mei 2019 dan memang rutin berlangsung setiap tahun. Setidaknya berita di Citarum.org yang mengutip Galamedia pada tahun 2011 dan laman Liputan6 yang berwarsa 2006.

Sementara itu, kondisi tinggi muka air (TMA) di Sungai Ci Tarik segmen hulu, tepatnya di Basecamp TBMK di belakang karantina rusa menunjukkan angka yang stagnan cenderung menurun sejak 2 bulan yang lalu dari 30cm menjadi 27cm. Papan duga muka air titipan dari Pusat Litbang Air (PUSAIR) ini cukup membantu monitoring titik muka air. Meskipun pada pemasangan peilchaal ini kurang sempurna dan perlu diperbaiki.

Diatas ini adalah ketinggian muka air berturut turut dari kiri pada 4 Juli, 18 Juli dan 29 Agustus 2019. Koordinat lokasi adalah 6°56’58.75″S 107°54’53.24″E.

hejo ngemploh leweungna, recet manukna, curcor caina, cing siriwig laukna, bakal makmur jelmana — papatah kolot baheula